CALEG FRUSTASI..!!!


Pagi tadi setelah berolahraga basket sebentar di alon-alon kota sesuai rencana aku silaturahmi keteman-teman di desa-desa. Beberapa hal menarik yang aku dapat dari kunjungan dan kesimpulan berbagai tokoh khusnya di desa-desa terpencil. Hal yang saya maksud disini adalah sepak terjang dan cara-cara CALEG mempromosikan diri. Mulai menjanjikan sebuah sembako, uang dan berbagai macam imimg-iming.

Memang realitas dilapangan khusnya di daerah pedesaan sangatlah mudah mengkondisikan keadaan, hal tersebut dikarenakan adanya hubungan kekerabatan, huubungan emosional, ataupun hubungan sosial dari lingkungan sekitar. Pengkondisian tersebut bisa melalui tokoh lingkungan, orang yang dianggap tua ataupun Guru (baik guru negeri ataupun guru ngaji).
Disisi lain minimnya pengetahuan atau pendidikan politik di daerah-daerah terpencil membuat masyarakat bingung dan apatis terhadap Pemilu atau dalam hal ini Calon Legislatif yang akan mereka pilih. Ditambah lagi banyaknya nama dari Caleg yang harus mereka pilih.

Kembali pada judul diatas, Caleg yang frustasi atau Masyarakatnya yang frustasi.
Judul ini saya ambil dari pembicaraan saya pagi ini dengan teman dekat saya. Sebab sebagian masyarakat sudah merasa tidak pernah terwakili aspirasi mereka sehingga beranggapan adanya Caleg/Pemilu tidak serta merta memperbaiki kehidupan mereka, malahan sering terjadi omongan miring tentang caleg yang tidak menepati janji-janjinya. Sehingga mereka egan untuk datang ke TPS pada saat PEMILU.
Sebagian dari mereka juga ada yang datang karena iming-iming uang, sembako, dll.

CALEG FRUSTASI :
1. Tidak dapat berbicara dengan baik dihadapan publik,
2. Tidak dikenal publik sebagai panutan/ publik merasa dia tidak memiliki kelebihan,
3. Banyak berjanji memberikan uang/sembako untuk menutupi kekurangannya,
4. Selalu membicarakan sisi jelek/kejelekan orang lain,
5. Berasumsi bila menjadi caleg akan banyak harta/kaya raya,

MASYARAKAT FRUSTASI :
1. Tidak mau ikut Pemilu
2. Tidak mau mengetaui dan mengenali Caleg
3. Pesimis terhadap kemampuan Caleg
4. Memilih atas dasar pemberian materi (sembako/uang)
5. Selalu menyalahkan orang lain, tanpa mau membaca kebaikan orang lain.

Kesimpulan :
1. Ilmu pengetahuan harus kita cari dan kita pelajari, tidak akan turun secara tiba-tiba.
2. Silaturahmi mempunyai banyak manfaat, baik langsung maupun tidak langsung.
3. Banyak janji mendekatkan kita pada ingkar janji.
4. Memperbaiki diri adalah modal dasar untuk dapat diakui bila kita mau memperbaiki orang lain.

Sedikit tulisan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk menembah pengetahuan dan wawasan khusunya bagi saya pribadi, dan tentunya bagi yang mau berkomentar juga!!!??? (ha... ha.... ha...)
Wassalam,

Comments :

2 komentar to “CALEG FRUSTASI..!!!”
OrLaNd mengatakan...
on 

1. Ilmu pengetahuan harus kita cari dan kita pelajari, tidak akan turun secara tiba-tiba.
2. Silaturahmi mempunyai banyak manfaat, baik langsung maupun tidak langsung.
3. Banyak janji mendekatkan kita pada ingkar janji.
4. Memperbaiki diri adalah modal dasar untuk dapat diakui bila kita mau memperbaiki orang lain.

Hikman dari kesimpulan inilah yang membuat saya seperti ini...
Mantaf mbak nadia...
sukses terus...

defri mengatakan...
on 

Nah Loh..
Kalau calegnya frustasi dan masyarakatnya frustasi juga...
lantas para elit bisa berfoya-foya dan mengobrak abrik negeri ini demi keuntungan segelintir kelompok mereka....

Jangan biarkan rakyat frustasi,

Poskan Komentar

Komentar Anda adalah Inspirasiku !!!

 

Yang Lagi ON

online counter

Huruf